Langsung ke konten utama

LIRIK HYMNE PLATINUM XXIV SMA TARUNA NUSANTARA (LAGU ANGKATAN PLATINUM XXIV)




Teringat kenangan disaat senja
Cerita yang telah kuat berakar
Terangkai 3 tahun lamanya
Dikampus taruna nusantara

Tangis tawa telah kita lalui
Ukir hari dengan senyum dan sendu
Hingga teruntai sebuah memori
Yang kan terpatri disanubariku




Reff :
Kilap emas tak kan silauakan mata
Kilau zamrud tak kan goyahkan asa
Tuhan kan menaungi janji suci ini
Mimpi kan ku petik ranum bersama platinum

Memang kami bukanlah permata
Bagai koral yang tak sempurna
Tapi karya kami kan jadi nyata
Kami platina yg bercahaya

Back to reff

Kilap emas tak kan silaukan mata (silaukan mata)
Kilau zamrud tak kan goyahkan asa (takkan goyahkan asa)
Tuhan kan menaungi janji suci ini
Mimpi kan ku petik ranum bersama platinum

Perpisahan tak kan selamanya
Doa kita kan saling menjaga
Didalam hati disana terletak
Janji untuk bertemu dipuncak 4x


Komentar

Postingan populer dari blog ini

MUSIK KONTEMPORER (KONSEP, SEJARAH, TOKOH, CIRI-CIRI, FUNGSI DAN ALAT)

  Musik kontemporer adalah istilah dalam bahasa Indonesia untuk bidang kegiatan kreatif yang dalam konteks berbahasa Inggris paling sering disebut musik baru, musik kontemporer, atau, lebih tepatnya, musik seni kontemporer. Ini menjadi istilah yang paling digemari di tahun1990-an. Tetapi kesepakatan dalam penggunaan istilah ini membangkitkan pertanyaan tentang apa yang termasuk dan apa yang tidak termasuk dalam musik kontemporer. Ini menjadi sebuah inti dari perdebatan hangat dikalangan musisi dan pemikir yang biasanya mempunyai persepsi yang berbeda.

CERPEN TEMA SEJARAH: EKSPEDISI TAK TERDUGA

EKSPEDISI TAK TERDUGA Oleh : Yuda Fajar mulai terbit di ufuk timur. Aku bangun dengan kondisi yang bugar. Perlahan aku bangun dari baring dan duduk ditepi kasur. Aku memandangi kalender yang tertempel pada dinding didepanku. Seketika aku tersentak. “ Yeay ! Hari ini ekspedisi!” sorakku dan langsung menuju kamar mandi. Hari ini aku dan beberapa teman sekelasku akan melakukan ekspedisi ke Taman Nasional Kayang Mentarang yang terletak tidak terlalu jauh dari kota kami. Kami akan menyisir seluruh wilayah taman nasional itu dan mempelajari lebih banyak tentang bunga bangkai dan spesies langka yang berada disana. Selang beberapa jam, aku sudah siap dengan baju dan tas yang sudah tersandang dipunggung. Aku pamitan kepada orangtuaku dan menaiki motor menuju lokasi berkumpul. Kami berjanji akan berkumpul dipintu masuk taman.